Informasi seputar Kabupaten Wonosobo, Kecamatan Sukoharjo, Catatan Lintang Ayu, Jelita Aristawati, download gratis,software gratis, tutorial blogspot, tutorial wordpress, tutorial adobe photoshop, tutorial coreldraw,Aplikasi HP,Mobiles games, aplikasi symbian,Java game

Tampilkan postingan dengan label Kendaraan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kendaraan. Tampilkan semua postingan

Spesifikasi New Satria F150 Suzuki Satria FU 150

Spesifikasi New Satria F150 Suzuki Satria FU 150

Setelah peluncuran produk-produk Suzuki yang serba “New”, (seperti New Shogun, New Smash, dll), akhirnya Suzuki meluncurkan produk terbarunya yang berjudul New Satria F150

Kurang lebih empat tahun bertahan dengan wajah yang sama, akhirnya PT Indomobil Niaga International (IMNI) Roda 2 memperkenalkan versi baru Suzuki Satria FU 150. Bebek supersport (gimmick marketing Suzuki menyebutnya: hyper underbone) ini diperkenalkan oleh Kenji Saito, Direktur Pemasaran IMNI, pada hari pertama pembukaan Jakarta Motorcycle Show, Sabtu (6/12).

Cukup menarik, komponen untuk mempergagah penampilan Satria ini diadopsi dari Yoshimura yang sudah sangat dikenal oleh para bikers di Tanah Air. Perubahan yang dilakukan Suzuki adalah mengganti model lampu depan dan fairing (tudung), panel instrumen (desain spidometer), ujung knalpot, rangka alumunium, dan behel atau pegangan belakang motor.

Wah Suzuki jadi nggak kalah kerennya dengan Honda kan…?

Kali ini, konsumen Indonesia cukup beruntung. Inilah model terbaru Satria yang hanya dipasarkan di tiga negara ASEAN dengan nama berbeda. Di Thailand diberi nama Raider, sedangkan di Filipina Dagger. Sayangnya, model ini muncul di saat krisis ekonomi mulai mencengkeram lebih dalam sebagian masyarakat atau konsumen motor kelas atas.
Satria vs Kompetitor – Dengan penampilan baru ini, harga Satria FU 150 pun melenjit. Berdasarkan informasi internal Suzuki, dalam dua bulan ini Satria sudah dua kali mengalami kenaikan harga. Terakhir, dengan anjloknya rupiah dan karena sebagian besar komponen Satria masih impor, kenaikkan harga pun mencapai Rp 800.000. Hasil akhir, saat diluncurkan, Suzuki membanderol Satria dengan harga Rp 17.890.000 (on the road di Jakarta dan sekitarnya).

Dibandingkan dengan kompetitor utamanya, yaitu Honda CS1, perbedaan harga hampir Rp 1 juta. Namun, Satria menang unggul untuk teknologi mesin, kapasitas dan tenaga yang dihasilkan. CS1 dipersenjatai Honda dengan mesin SOHC (single overhead camshaft) dengan kapasitas 125 cc, sedangkan Satria DOHC (double overhead camshaft).
Untuk tenaga, Satria masih unggul dengan kemampuan maksimum 16 PS @9.500 rpm, sedangkan CS1 12,8 PS @10.000 rpm. Kemampuan Satria menghasilkan torsi maksimum juga lebih baik, yaitu 1,27 kgf-m @8.500 rpm, sedangkan CS1 1,04 kgf-m @7.500 rpm.

Kompetitor lain Satria adalah Jupiter MX dengan mesin 135 cc yang saat ini versi paling mahal (cast wheel dan kopling otomatik) ditawarkan dengan harga Rp 15.050.000. Dari segi tenaga dan torsi Jupiter MX memang kalah. Tenaga maksimumnya 11,33PS @8.500 rpm dan torsi 1,165 kgfm @5.500 rpm.
Lampu Depan – Perubahan mencolok dari Satria adalah desain fairing dan lampu depan. Desain lampu depan mirip dengan Suzuki GSX-R600. Versi baru, lampu menggunakan bentuk mahkota dan di sampingnya lampu sein dengan mika transparan mirip kuping kelinci. Lampu ini dilengkapi dengan topi atau disebut juga “cowling” ber-garnish hitam. Topi lampu dipasang dengan cara menyekrupkannya pada fairing panel instrumen.

Panel Instrumen – Panel instrumen mengalami perubahan desain yang cukup berarti, meski posisi dan bentuk dasarnya sama dengan versi Satria terdahulu. Motif dasar bagian tengah panel instrumen kini dibuat seperti anyaman dinding bambu.

Takometer menggunakan model jarum dengan dasar instrumen putih berbentuk lingkaran. Di pinggir takometer diberi ornamen berlapiskan krom untuk memberi kesan sporty dan eksklusif. Versi lama, pinggiran takometernya berwarna hitam, sama dengan panel.

Bentuk angka dan ukuran juga berubah. Versi baru lebih besar (tentu saja makin mudah dibaca), sedangkan Satria lama menggunakan huruf reguler lama (italic atau miring). Instrumen lain dengan tayangan digital adalah spidometer, indikator bahan bakar, tripmeter, dan indikator mode “eco” dan “power”. Angka-angkanya mudah dibaca karena menggunakan dasar oranye.

Motor supersport bebek ini dilengkapi dengan dua pilihan model mengendarai yang disebut Suzuki dengan S-DMS (Suzuki Drive Mode Switch), yaitu “eco” dan “power”. Tombol mode itu ditempatkan di sisi kanan panel instrumen dan mudah dicapai pengendara saat melaju.

Perubahan lainnya adalah di bagian depan, yaitu segitiga setang yang kini dilapisi dengan silver (sebelumnya hitam), sedangkan di bagian belakang, perubahan pada ujung corong knalpot. Versi baru berbentu oval segitiga, khas Yoshimura. Di belakang, behel atau pegangan di belakang sadel tampil dengan penampilan baru. Begitu pula dengan rangka alminium baru dengan pelindung kaki di kanan dan kiri motor.

Nih Full Spesifikasi Suzuki New Satria F150
Tipe Mesin Tipe 4-tak , DOHC, 4 katup,silinder tunggal, pendingin udara
Kapasitas 147.3cc
Diameter x Langkah 62 x 48,8 mm
Kompresi 10,2 : 1
Max Power 16 PS @9.500 rpm
Max Torque 1,27 kgf-m @8.500 rpm
Karbulator MIKUNI BS 26 – 187, Saringan udara Kertas
Starter Sistem starter Kaki & elektrik
Transmisi 6 kecepatan, 1 ke atas, 5 ke bawah
Kopling Multiplat, basah
Suspensi Depan Teleskopik, pegas spiral dan bantalan oli
Suspensi Belakang Monoshock, lengan ayun, pegas
Rem Cakram
Roda Depan 70/90-17 38S
Roda Belakang 80/90-17 44S
Lintang Ayu Kendaraan

Tips Ganti Mika Helm di Musim Hujan

Tips Ganti Mika Helm di Musim Hujan, mungkin anda punya helm yang mika/kacanya sudah usang? Cepat-cepatlah menggantinya. Pasalnya, mika helm yang buram sangat berbahaya bagi pengendara maupun orang lain di jalan raya.

Mengganti mika helm gampang dan murah. Anda cukup mendatangi penjual mika helm. Tinggal pilih dan minta pasang sekalian. Di pasaran banyak pilihan yang beredar. Baik dari segi warna, model, dan tentu saja harga dan kualitas. Bagi anda di musim hujan ini pilih saja yang cocok dengan kondisi saat ini sebagaimana berikut:

  • Pertama-tama, pilih mika bening. Toh pada siang hari sinar matahari jauh lebih redup di banding saat musim kemarau. Jadi tidak butuh mika model kaca film warna-warni (rainbow). Juga tidak butuh mika warna gelap/hitam. Malah saat hujan, justru anda sangat membutuhkan mika bening agar pandangan tetap terang.
  • Soal model, akan banyak anda temukan di pasaran. Pilih saja yang sesuai dengan model yang dipakai helm anda. Untuk itu baiknya membeli dengan membawa contoh mika, atau sekalian membawa helmnya. Beberapa jenis helm di pasaran untuk tipe sport/fullface menggunakan sistem klip pada pemegang mika di kiri kanan. Untuk melepas dan memasang kembali mikanya, cukup dengan menekan tuas klip di balik mika. Ini dapat anda temukan pada model INK/AGV lokal atau merek-merek lain sejenis. Beberapa helm yang lebih mahal menggunakan klem dan klip. Pada helm Vemar Italia ini Anda harus mencungkil klem pengamannya guna melepaskan klip di yang justru terletak 21.jpgdi atas mika.
  • Harga!!! Tipikal orang Indonesia banget ya :D . Membeli barang yang dilihat harga dulu baru kualitas. Harga di pasaran untuk mika bervariasi antara 25-40 ribu. Sebaiknya anda memilih yang harga 40 ribu sebab jenis mikanya lebih bening dan kualitas finishing-nya lebih bagus. Kebanyakan yang berada pada kisaran harga 25 ribu berwarna kekuning-kuningan (kurang bening). Itu harga mika lokal atau import dari negara tetangga. Jika anda membeli mika import dengan lisensi Eropa atau Jepang, bisa-bisa anda harus menebus dengan angka di atas 200 ribu. Maklum kualitas kaca semacam itu harus melewati standar keselamatan yang ketat. Umumnya agar nyaman dipakai dan aman bagi mata anda. Di samping itu disertai beberapa fitur tambahan, misalnya lapisan film anti panas, anti fogging, dan anti debu.
  • Kualitas. Bukan cuma batok helmnya saja yang butuh kualitas. Mika helm pun demikian. Sebagian sudah saya jelaskan di atas. Sebagai tambahan, mika helm yang bagus harus cukup bening, namun cukup dingin pada saat siang yang terik. Pada saat cuaca mendung dan gelap pada malam hari kaca bening juga harus bisa memberi ekstra cahaya ke rentina mata anda. Jadi tidak perlu buka tutup kaca helm lagi seperti yang lazim digunakan bikers jaman dulu. Juga pilih yang mika yang rata di setiap permukaannya. Hati-hati dengan mika helm yang terkesan cembung atau tidak rata di beberapa bagian. Sebab akan membuat kepala anda pusing pada saat berkendara. Umumnya barang manufaktur, ada harga ada kualitas. Namun jika anda jeli anda pun bisa mendapat barang berkualitas. Tentu dengan harga yang masih bersahabat.

Selamat mencoba mika baru, dan ekstra wasapada saat hujan! Segera Ganti Mika Helm Anda

Lintang Ayu Kendaraan

Cara Gampang Merawat Motor Agar lebih Awet

Cara Gampang Merawat Motor Agar lebih Awet.

Kalau motor sudah mulai rewel, paling nyebelin! apalagi bagi yang mau mudik naik motor. Jangan buru-buru menyalahkan motor Anda, bisa jadi Andalah yang kurang merawat motor. So tak ada salahnya mengintip tips merawat motor berikut!Cek Kondisi Oli

Oli mesin ini sangat penting peranannya untuk melumas komponen-komponen mesin, seperti stang seher, seher, dan ring seher, kruk as dan noken as atau stang klep. Jika keberadaan minyak pelumas sudah berwarna kehitam-hitaman atau kelenturan daya lumasnya berkurang, maka sebaiknya diganti. Ganti oli secara berkala dan gunakan sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Cek Kondisi Aki

Jangan biarkan air accu melewati batas maksimum dan minimum yang akibatnya bisa mempercepat kerusakan pada sel-sel accu. Tambahkan aki pada pagi hari.

Jangan biarkan baterai atau accu yang sudah mulai melemah, segeralah menggantinya, bukan hal baik jika anda tetap memaksa menggunakannya. Jika tetap dipaksakan kedua kutub positif dan negatif akan mengeluarkan korosi (serbuk putih) yang akan menjalar ke bagian kabel-kabel utama yang menghubungkan arus listrik ke saluran lampu, dinamo, atau bagian-bagian lainnya.

Jika memang motor anda mengalami hal tersebut, arus listrik yang dihantarkan baterai atau accu tidak sempurna akan menyebabkan kerusakan pada komponen dinamo, kontak mesin maupun switch lampu. Satu hal yang perlu diperhatikan jika accu sudah lemah atau tidak mampu di starter dan distarter, jangan memaksa mendorong sepeda motor untuk menghidupkannya sebab hanya akan merusak gigi transmisi.

Periksa Rantai dan Gir

Jangan biarkan rantai terlalu kendor, atau terlalu kencang. Terlalu kendor bisa membuat rantai copot dari girnya, sementara terlalu kencang bisa mengakibatkan putus rantai. Cek juga kondisi gir, jika sudah tajam segera ganti karena jika tidak rantai bisa tiba-tiba putus. Bahaya kan, kalo lagi ngebut tiba-tiba putus rantai?

Periksa Kabel Koil dan Busi

Perhatikan keberadaan kabel koil yang menghubungkan arus listrik ke busi. Cepat ganti kabel yang kelihatannya sudah cukup umur dan banyak terlihat keretakan dan pengerasan pada kabel. Jangan lupa perhatikan keberadaan busi karena busi sangat vital untuk kelancaran sebuah mesin kendaraan.

Perhatikan Selang Bensin

Selang bensin ke karburator juga merupakanm komponen yang layak diperhatikan. Jangan membiarkan kondisi selang bensin mengeras atau terjadi retakan-retakan, karena bagian dalam selang bisa jadi sudah tidak elastis dan mengakibatkan serbuk kotoran yang berasal dari selang terbawa ke karburator. Pada akhirnya akan terjadi penyumbatan suplai bensin dari tanki ke karburator sehingga mengganggu sistem pembakaran.

Panaskan Mesin paling lama 2 Menit

Panaskan mesin sebelum motor dijalankan, tak perlu lama-lama cukup 1-2 menit agar sirkulasi oli bisa melumasi seluruh bagian dalam mesin yang bergerak. Jangan terlalu lama memanaskan karena akan membuat pipa knalpot menguning selain itu Anda pasti tak mau buang-buang bensin khan?.

Periksa tekanan angin ban

Jangan terlalu keras dan juga jangan kurang karena bisa berakibat kembang ban motor rusak.

Gunakan Selalu Sparepart Asli

Lebih baik mahal sedikit, tapi puas dan tahan lama daripada memakai yang tidak asli, meski murah tapi tapi daya tahan kurang.

So tidak sulit bukan, asal anda rajin merawat motor dengan benar pasti motor kesayangan Anda senatiasa tampil prima.

Bahan Bakar

Gunakan Pertamax, karena pertamax memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan premium. Keunggulan Pertamax Memenuhi Kebutuhan Mesin Anda

Lintang Ayu Kendaraan

Keunggulan Pertamax Memenuhi Kebutuhan Mesin Anda

pertamax

Pertamax Plus merupakan bahan bakar superior Pertamina dengan kandungan energi tinggi dan ramah lingkungan, diproduksi menggunakan bahan baku pilihan berkualitas tinggi sebagai hasil penyempurnaan formula terhadap produk Pertamina sebelumnya. Pertamax Plus telah memenuhi standar performance International World Wide Fuel Charter (WWFC). Pertamax Plus merupakan jawaban atas kebutuhan teknologi otomotif mutakhir saat ini.

Ditujukan untuk kendaraan yang berteknologi mutakhir yang mempersyaratkan penggunaan bahan bakar beroktan tinggi dan ramah lingkungan. Pertamax Plus sangat direkomendasikan untuk kendaraan yang memiliki kompresi ratio > 10,5 dan juga yang menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), Turbochargers dan catalytic converters.

Bagi pengguna kendaraan yang menginginkan performance mesin kendaraannya pada kondisi puncak, akselerasi tinggi, efisien, dan emisi rendah dapat mempergunakan produk ini.

Keunggulan Pertamax Plus

  • Diformulasikan dengan aditif generasi terakhir yang berfungsi menyempurnakan proses kimia pada pembakaran didalam mesin kendaraan anda dimana telah memperoleh sertifikasi dari laboratorium Independen bertaraf internasional di Houston, Texas yang telah sejak lama dikenal sebagai pusat riset bahan bakar dan motorgas dunia. Pertamax Plus memiliki nilai oktan 95 yang didalamnya terkandung energi besar yang akan membuat pembakaran kendaraan anda lebih bertenaga, berakselerasi tinggi, lebih responsif dan knock free.
  • Pertamax Plus mampu membersihkan timbunan deposit pada fuel injector, inlet valve, ruang bakar yang dapat menurunkan performance mesin kendaraan dan mampu melarutkan air didalam tangki mobil sehingga dapat mencegah karat dan korosi pada saluran dan tangki bahan bakar.
  • Kemampuan Pertamax Plus ditambah dengan komposisi bahan bakunya yang sudah tidak menggunakan campuran timbal dan metal lainnya membuat emisi gas buang yang dihasilkan oleh kendaraan ramah lingkungan.
  • Pertamax Plus dapat menekan biaya perawatan dan menghemat konsumsi bahan bakar.
Berapakah sebenarnya nilai oktan yang dibutuhkan oleh mesin mobil kita?Khusus untuk tipe yang kebutuhan oktannya sekitar 90-92. Artinya anda boleh menggunakan premium yang dicampur Pertamax/Pertamax Plus untuk mendapatkan nilai oktan yang dibutuhkan. Premium yang beroktan 88 jika dicampur dengan Pertamax/Pertamax Plus yang saat ini beroktan 92/95 dalam perbandingan 1:1 akan memberikan nilai oktan sekitar 90/91.5. Premium murni sama sekali tidak mampu mencukupi kebutuhan oktan mesin tersebut.

Caranya :

Jika saat ini sudah full tank Pertamax, tunggu sampai tinggal separo, lalu isi Premium. Jika full tank Premium, tunggu tinggal separo, lalu isi Pertamax. Jika sudah habis, terpaksa anda harus isi Pertamax separo, lalu pindah ke tempat Premium isi setengahnya lagi… Memang untuk pertama kali-nya akan kelihatan lucu, soale pindah-pindah he he he…

Pakai Bensin Apa ?

Pemilik kendaraan kendaraan sering bertanya-tanya soal satu ini. Di Indonesia, saat ini tersedia beberapa jenis bensin, yaitu Premium (RON 88), Pertamax (RON 92) &, Pertamax Plus (RON 95). Premium masih mengandung timbal (leaded fuel) sedangkan Pertamax & Pertamax Plus bebas timbal (unleaded fuel).

Pertamax dan Pertamax Plus diproduksi dengan menggunakan bahan baku berkualitas tinggi yang telah memenuhi standar International Word Wide Fuel Charter yang F menuju katagori I. Dan tentu saja bahan ini tidak mengandung timbal.

Dari sisi sifat fisika atau properties bahan baku Pertamax dan Pertamax Plus memiliki stabilitas oksidasi yang lebih tinggi dari destilasi atau titik didih yang lebih rendah. Kemudian kandungan olefin, aromatik dan benzenernya telah dibatasi. Hasilnya, bahan baku Pertamax pembakarannya lebih sempurna. Dan untuk memenuhi kebutuhan dan perkembangan teknologi otomotif, angka oktanpun disesuaikan, Pertamax memiliki oktan RON (Research Octane Number) 92 dan Pertamax Plus memiliki oktan RON 95.

Keunggulan lainnya, Pertamax dan Pertamax Plus dilengkapi dengan aditif generasi 5 atau aditif generasi terakhir. Aditif yang berfungsi menyempurnakan proses kimia pada pembakaran didalam mesin ini telah memperoleh sertifikasi dan laboratorium independen berstandar international di Houston, Texas Amerika Serikat. Houston Texas sudah lama dikenal sebagai pusat riset bahan bakar dan motorgas dunia.

Biasanya di dalam mesin kendaraan terdapat timbunan deposit pada intake rafre yang akan menggganggu akselerasi mesin. Sedangkan timbunan deposit pada fuel injector dan ruang pembakaran akan membebani kinerja mesin. Aditif ini mampu membersihkan mesin dari semua timbunan deposit tersebut. Aditif ini juga melarutkan air dalam tangki mobil sehingga dapat mencegah karat dan korusi pada saluran dan tangki mesin.

Hasil pembakaran mesin makin sempurna. Lalu racun gas buang kendaraan bermotor yang bersumber dari senyawa kimia yang tidak stabil (nitrogen oksida dan karbon monoksida) dapat ditekan menjadi lebih baik. Kemampuan Pertamax dan Pertamax Plus membersihkan mesin dari timbunan deposit dan menekan kandungan racun gas buang kendaraan bermotor, membuat kinerja mesin meningkat dan lebih bertenaga, serta ramah lingkungan. Pada akhirnya kita bisa menekan biaya perawatan kendaraan dan menghemat konsumsi bahan bakar hingga 6,7%. Mobilpun tidak akan ngelitik saat jalan.

Membeli sendiri aditif tambahan akan lebih mahal dan merepotkan. Kita mesti repot membeli dan membuka kemasannya. Dan bisa saja suatu saat kita lupa menambahkan aditif atau tidak tepat takarannya.Kini konsumen tidak perlu lagi membeli tambahan aditif.

Persepsi salah ?
Persepsi yang salah masih dianut oleh kebanyakan masyarakat kita bahkan juga para mekanik bengkel resmi sekalipun:

1. Bensin tanpa timbal itu tidak boleh digunakan oleh mobil lawas karena mesin mobil lawas butuh timbal sebagai pelumas katup;
2. Bensin tanpa timbal hanya boleh digunakan oleh kendaraan yang dilengkapi dengan perangkat catalytic converter.

Mari kita ulas satu persatu untuk mendapatkan pengertian yang benar. Timbal dalam bahan bakar TIDAK melumasi katup, namun residu timbal melapisi katup. Karena ada lapisan ini, maka ketika katup menutup ada semacam bantalan/ cushion antara bahan metal katup dengan dudukan katup (valve seat) di cylinder head. Jika katup beradu langsung dengan valve seat akan berakibat pada kalahnya valve seat karena bahan metal yang digunakan katup pada umumnya lebih keras dari bahan cylinder head.

Sekarang pertanyaannya adalah, apakah teori ini berlaku bagi mobil anda? Jawabnya mudah saja, yaitu jika cylinder head mesin Anda terbuat dari bahan aluminium alloy, maka teori ini TIDAK BERLAKU lagi alias Anda boleh menggunakan bensin tanpa timbal. Kenapa begitu? Karena bahan alloy relatif lunak dibandingkan metal katup, pabrikan sudah memasangkan insert (lapisan) pada valve seat yang terbuat dari bahan baja. Jadi dalam hal ini cylinder head tidak akan rusak, dan tidak butuh bahan bakar bertimbal sebagai pelindung. Kesimpulannya, bahkan Peugeot 505 GR sekalipun laik mengkonsumsi BBM Tanpa Timbal.

Timbal digunakan untuk mendongkrak nilai oktan bensin sejak awal abad ini. Dalam perkembangannya, akhirnya diketahui bahwa timbal sangat berbahaya bagi kesehatan, yaitu bersifat carcinogenic (pemicu kanker) dan juga menghambat perkembangan intelijensi (IQ) anak-anak. Maka diciptakanlah bensin tanpa timbal namun beroktan tinggi juga semenjak awal 1970-an.
Pertamina sendiri merencanakan untuk menghapus bensin bertimbal (premium dan premix) pada akhir tahun 2001 ini dari wilayah DKI Jakarta dan akan disusul oleh daerah-daerah lainnya sehingga bumi pertiwi diharapkan bebas dari bensin bertimbal pada akhir tahun 2003.

Bensin tanpa timbal yang sering disebut-sebut sebagai bensin ramah lingkungan sebenarnya tidak seramah itu. Pada bensin jenis ini, terdapat banyak sekali zat aromatics yang juga bersifat carcinogenic! Zat-zat aromatics ini hanya bisa dinetralisir oleh Catalytic Converter (Cat). Kesimpulannya, jika anda memiliki kendaraan yang tidak dilengkapi dengan cat, anda sah-sah saja menggunakan bensin tanpa timbal namun gas buang dari kendaraan anda masih bersifat berbahaya juga. Jika kendaraan anda belum dilengkapi cat, alangkah baiknya jika anda tetap menggunakan bensin tanpa timbal demi masa depan anak-anak anda, supaya perkembangan IQ-nya tidak terganggu. Paling tidak, bensin tanpa timbal tetap sedikit lebih ramah lingkungan walaupun kendaran anda belum menggunakan cat.

Kebutuhan Oktan Mesin
Berapakah sebenarnya nilai oktan yang dibutuhkan oleh mesin mobil Kita?Khusus untuk tipe yang kebutuhan oktannya sekitar 90-92. Artinya anda boleh menggunakan premium yang dicampur Pertamax/Pertamax Plus untuk mendapatkan nilai oktan yang dibutuhkan. Premium yang beroktan 88 jika dicampur dengan Pertamax/Pertamax Plus yang saat ini beroktan 92/95 dalam perbandingan 1:1 akan memberikan nilai oktan sekitar 90/91.5. Premium murni sama sekali tidak mampu mencukupi kebutuhan oktan mesin tersebut.

Patut diketahui juga bahwa ada beberapa cara mengukur nilai oktan, namun yang paling sering digunakan adalah metoda RON (Research octane Number) dan Nilai Rata-rata RON dengan MON (Motor Octane Number). Nilai-nilai oktan yang dibahas diatas semuanya menggunakan metoda RON.

Kadang ada yang bersikeras bahwa di USA bensin terbaik (premium unleaded) hanya memiliki nilai oktan 94 sedangkan rata-rata mobil kebanyakan cukup menggunakan oktan 87 saja. Makanya ketika orang ini pulang ke bumi pertiwi, mobil-nya diisi dengan premium yang beroktan 88. Nah, disini terjadi kesalahan besar karena USA menganut metoda Nilai Rata-rata RON-MON. Bensin beroktan 87 di USA memiliki nilai oktan RON sekitar 92, sedangkan bensin premium unleaded beroktan 94 di USA memiliki nilai oktan RON sekitar 99.

Apa yang terjadi jika kita menggunakan bensin yang memiliki nilai oktan lebih rendah dari kebutuhan oktan mesin? Mesin akan ngelitik (detonasi). Seringkali kita meremehkan detonasi padahal dampak dari detonasi sangat fatal. Sebagai contoh, di arena balap detonasi mengakibatkan bolongnya piston mesin! Tentunya di jalan raya kejadian ini nyaris tidak pernah terdenganr karena kondisi pengendaraan yang jauh berbeda dengan arena balap. Namun yang pasti, usia mesin kendaraan akan menjadi jauh lebih pendek dibandingkan yang seharusnya. Ring piston lebih cepat aus, demikian pula komponen-komponen mesin lainnya.

Selain itu, mesin yang mengalami detonasi tidak dapat memberikan unjuk kinerja optimal alias konsumsi BBM lebih boros namun tenaga yang dihasilkan lebih kecil. Penyetelan ulang saat pengapian dengan cara memundurkannya (retard/ na) bukanlah solusi yang bijaksana karena kinerja mesin akan semakin menurun. Mesin menjadi tidak efisien lagi. Namun cara ini patut dipertimbangkan ketika kita berada di daerah dimana hanya tersedia bensin beroktan rendah. Daripada mesin cepat jebol, apa boleh buat kita korbankan efisiensinya. Berusaha menurunkan kompresi mesin juga bukan cara yang bijaksana karena akan mengurangi efisiensi mesin. Namun, jika terpaksa karena di daerah dimana anda tinggal hanya tersedia bensin premium, lakukanlah penurunan kompresi dengan cara yang benar. Jangan pernah berpikir untuk men-double paking/ gasket cylinder head! Carilah paking yang lebih tebal atau lakukanlah pembesaran volume ruang bakar dengan cara yang benar.

Jika mesin kita hanya membutuhkan oktan sekitar 92 , apakah kita perlu menggunakan bensin yang memiliki oktan lebih tinggi seperti Pertamax Plus? Jelas tidak perlu, namun disini timbul dilema karena kita tetap harus peduli pada masa depan anak-anak bangsa ini agar tidak menjadi generasi yang bodoh dengan tingkat IQ rendah. Apakah solusinya?

1. Mencampur premium dengan Pertamax/Pertamax Plus, otomatis timbal pada gas buang kendaraan anda akan semakin kecil;
2. Menggunakan Pertamax Plus tapi anda harus menyetel ulang saat pengapian mesin anda dengan memajukannya (advance/ voor). Memajukan saat pengapian sebanyak sampai dengan sekitar 5 derajat akan mengakibatkan mesin anda lebih efisien alias lebih bertenaga dan lebih hemat BBM sehingga anda tidak buang uang percuma membeli bensin yang lebih mahal.

Menaikkan Nilai Oktan
Nilai oktan tidak dapat ditingkatkan dengan mudah. Octane booster Yang banyak dijual di pasaran hanya mampu menaikkan nilai oktan sekitar 1 sampai 2 tingkat saja, jika tidak malah menurunkannya. Turun? Benar, ini bukan salah ketik atau anda salah baca. Berbagai negara menggunakan cara yang berbeda-beda dalam proses pembuatan bensin. Cara yang digunakan di USA belum tentu sama dengan cara yang digunakan di Cilacap atau Balongan. Dengan sendirinya, octane booster eks USA belum tentu cocok untuk bensin di Indonesia. Pernah suatu ketika saya menambahkan produk octane booster terkenal eks USA di mobil saya dan yang terjadi mesin malah ngelitik (detonasi)! Padahal sebelumnya mesin ini baik-baik saja. Penggunaan kamper untuk menaikkan nilai oktan adalah mitos saja, karena hanya kamper kuno yang menggunakan bahan naphtalene saja yang dapat menaikkan nilai oktan sedikit. Ini juga dengan catatan, karena semuanya kembali tergantung pada proses pembuatan/ penyulingan bensin. Kamper yang tidak larut sepenuhnya malah bisa mengakibatkan tersumbatnya injector anda. Nilai oktan hanya dapat ditingkatkan dengan efektif dengan beberapa cara antara lain:
1. Menambahkan timbal yang berbahaya bagi kesehatan;
2. Menambahkan MTBE seperti pada premix dan Super TT;
3. Mencampur bensin dengan Avgas (aviation gasoline).

Penggunaan avgas atau avtur juga disinyalir berbahaya bagi kesehatan karena avgas pada umumnya memiliki kandungan timbal yang tinggi. Penambahan MTBE seperti yang dilakukan Pertamina relatif aman bagi kesehatan namun efisiensi pembakaran sebenarnya menurun karena menurunnya nilai kalori (calorific value) hasil pembakaran bensin.

Untuk mendapatkan tenaga mesin yang sama, mesin harus membakar lebih banyak bensin yang mengandung MTBE alias konsumsi BBM menjadi lebih boros.

KESIMPULAN
1. Demi masa depan anak-anak anda yang harus lebih pintar dari orang tuanya, gunakanlah bensin tanpa timbal (Pertamax / Pertamax Plus);
2. Jika anda berada di daerah yang tidak terdapat bensin tanpa timbal, ya apa boleh buat;
3. Gunakan bensin dengan nilai oktan yang sesuai dengan kebutuhan oktan mesin anda (sesuai spesifikasi pabrikan). Oktan yang terlalu rendah mengakibatkan detonasi pada mesin yang bersifat merusak mesin sedangkan oktan yang terlalu tinggi membutuhkan penyetelan ulang pada saat pengapian mesin anda supaya anda tidak buang uang percuma beli bensin mahal;
4. Jika di tempat anda berdomisili tidak tersedia bensin beroktan cukup untuk memenuhi kebutuhan mesin, maka anda terpaksa melakukan penyetelan ulang saat pengapian atau memodifikasi cylinder head.

Lintang Ayu Kendaraan